Wednesday, 2 March 2016

10 Pemain Sepakbola yang tak Berhenti Melanjutkan Pendidikan Akademis

​Menjadi pesepakbola profesional dan bermain di klub besar mungkin sudah cukup menjamin kehidupan seorang pemain. Ia bisa berkarier selama beberapa tahun dan gaji besar yang didapat bisa dijadikan simpanan ketika sudah pensiun.

Namun, beberapa pemain tetap mengejar sesuatu yang lain di luar uang. Mereka terus melanjutkan pendidikan tinggi dan bahkan ada yang sebenarnya tergolong genius.

10. Socrates

Socrates of Brazil

​Sementara menjadi pesepakbola profesional, legenda Brasil yang telah meninggal dunia tahun 2011 ini sempat kuliah kedokteran. Hasilnya, Socrates lulus dan punya kualifikasi untuk buka praktek.

Socrates dikenal punya pemikiran-pemikiran revolusioner dan sering memberi pencerahan kepada rekan-rekannya sesama pemain sepakbola. Ia mungkin pemain legendaris Brasil paling brilian sejauh ini.

9. Dennis Bergkamp

Dennis Bergkamp waves as he leads his so

​Sebagai pemain, Bergkamp punya kelemahan takut terbang. Ia tak pernah bertanding jika lokasinya harus dicapai dengan pesawat terbang. Mantan penyerang Arsenal ini dikenal sebagai "The Non-flying Dutchman" karena hal itu.

Namun, soal kecerdasan, Bergkamp punya ilmu yang tak banyak dipunyai pesepakbola lainnya. Ia mendapat gelar di bidang Teknik Medis dari University of Bath (Inggris).

8. Frank Lampard

Manchester City v Southampton - Premier League

​Legenda Chelsea dan mantan pemain Manchester City ini terkenal kecerdasannya. Lampard kabarnya punya IQ sekitar 150, sudah masuk kategori genius.

Ia punya 11 sertifikat dari lembaga pendidikan akademik sekunder Inggris (GCSE). Lampard kabarnya juga menjadi penulis buku anak-anak. Setelah pensiun, banyak jalur karier yang bisa ia pilih karena kecerdasannya jauh di atas rata-rata.

7. Yuto Nagatomo

FC Internazionale Milano v Carpi FC - Serie A

​Ia pernah ikut dua edisi Piela Dunia (2010 dan 2014). Pemain asal Jepang ini sekarang memperkuat Inter Milan. Bek sayap atau gelandang sayap ini punya gelar di bidang hasil kuliah di negaranya.

Nagatomo juga diketahui telah merilis dua buku karyanya sendiri.

6. Jean-Alain Boumsong

Charlton Athletic v Newcastle United

Suporter Newcastle sempat bertanya-tanya kenapa klub mereka mendatangkan Boumsong dengan harga mahal. Ia mengalami kesulitan berkiprah di Premier League. Setelah itu pindah ke Juventus ketika bermain di Serie B.

Boumsong pernah kuliah kedokteran sayangnya gagal tamat. Namun, ia lalu pindah jalur ke bidang studi matematika dan mendapat gelar dari sana.

5. Seyi Olofinjana

Hull City's Nigerian midfielder Seyi Olo

Mantan pemain Sheffield Wednesday, Stoke City, dan Hull City ini kurang bisa diterima di Premier League. Kariernya terlihat lumayan di Cardiff City.

Tidak terlalu masalah karena pemain asal Nigeria ini punya cadangan ilmu di bidang lain. Olofinjana punya gelar magister di bidang Teknik Kimia.

4. Simon Mignolet

FBL-ENG-PR-MAN UTD-LIVERPOOL

​Walau sering dituduh blunder dan bermain di level berbeda dengan rekan-rekannya di Liverpool, Jurgen Klopp tetap mendukungnya menjadi kiper utama. Kenapa?

Mungkin karena Mignolet sebenarnya pemain pintar. Selain punya gelar akademik di bidang hukum dan Political Science, ia bisa bicara dalam empat bahasa: Inggris, Prancis, Belanda, dan Jerman. Bisa diprediksi ke liga-liga mana saja ia bisa berkarier jika tak lagi diinginkan di Liverpool.

3. Matthew Lawrence

Northampton Town v Gilingham - npower League Two

​Anda mungkin tak kenal siapa sosok ini. Matthew Lawrence memang lebih banyak berkutat di divisi-divisi di bawah Premier League. Klub-klub gurem macam Gillingham dan sebangsanya pernah ia perkuat. 

Namun, bukan berarti Lawrence bukan sosok cerdas. Ia punya gelar sarjana di bidang American Literature. Lawrence juga aktif sebagai penulis di beberapa media Inggris antara lain The London Paper, The Mirror, BBC London, Talksport, dan 5Live.

2. Romelu Lukaku

FBL-ENG-PR-EVERTON-WEST BROM

​Usia masih terbilang muda. Lukaku didukung oleh orang tuanya untuk menjadi pemain sepakbola profesional dan berkarier di luar Belgia.

Syaratnya, ia harus menyelesaikan diploma dulu. Lukaku punya gelar di bidang Turisme dan Public Relations. Di luar itu, otak cerdas penyerang Everton ini terlihat dari kemampuan menguasai lima bahasa: Inggris, Belanda, Kongo, dan Spanyol.

1. Juan Mata

Manchester United FC v VfL Wolfsburg - UEFA Champions League

​Juan Mata hanya contoh dari segelintar pemain yang sempat membuat blog dan aktif mengisi sendiri artikel di sana. Mau tahu sebabnya?

Itu karena Mata pernah mengambil studi Jurnalisme di Madrid. Selain itu, ia juga masih terus melanjutkan studi di bidang Sports Science dan Finance. Wow!

0 comments:

Post a Comment